Dasar-Dasar yang Perlu Diketahui dalam Statistika


Foto oleh Anna Nekrashevich dari Pexels

Pengertian Statistika

Istilah “statistika” berasal dari kata “status” ( state), yang berarti “negara”, karena pada awal mula perkembangannya Statistika digunakan untuk mengurus hal-hal yang berkaitan dengan penyelenggaraan negara.

Statistika adalah sebuah ilmu yang mempelajari bagaimana cara merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, lalu menginterpretasikan, dan akhirnya mempresentasikan data.

Siapa yang menggunakan statistika ?

  • Pemasaran
  • Politik
  • Ekonom
  • Akutansi
  • Biro sensus
  • Pengawas
  • Adminiatrator

Mengapa harus belajar statistika?

  • Informasi angka ataupun data akan dijadikan rujukan dalam pengambilan keputusan
  • Untuk mengukur perubahan yang terjadi
  • Membantu mengetahui keaadaan yang terjadi dengan memahami suatu hubungan

Tipe Statistika

1. Statistika deskriptif merupakan metode statistika yang digunakan untuk menggambarkan dan menyajikan data secara informatif dan ringkas. Statistika deskriptif dapat disajikan dalam bentuk tabel, grafik, diagram, dan bentuk besaran lain.

Penyajian Data Bentuk Grafis yaitu :

  • Histogram
  • Pie Chart
  • Ogive
  • Poligon
  • Diagram Batang Daun (Stem and Leaf)

Penyajian data secara numerik memiliki beberapa bentuk, yaitu :

  • Central Tredency
  • Fractile
  • Skewness
  • Pengukuran Keruncingan
  • Dispersion / pencaran

Contoh :

Pada tahun 2021 Perusahaan Pegangsaan memiliki karyawan berjumlah 10.000. Perusahaan tersebut ingin mengetahui jumlah ketidakhadiran karyawannya pada tahun 2020. Maka cara mudah yang bisa digunakan adalah melihat tabel :

Contoh tabel ketidakhadiran karyawan


2. Statistika Inferensial merupakan metode yang digunakan untuk memerkirakan populasi berdasarkan sample. Statistika ini juga digunakan untuk menarik kesimpulan yang berasal dari dugaan statistika deskriptif.

Contoh :

Pada lima tahun terakhir ini pada Sekolah Menengah Pertama menunjukkan bahwa 74% siswa lulus dengan nilai yang memuaskan. Nilai numerik 74% merupakan bentuk statistika deskriptif. Dari hal tersebut seorang siswa menyimpulkan bahwa peluangnya untuk mendapat nilai yang memuaskan lebih dari 70% . Jadi siswa tersebut telah melakukan statistika interferensi  yang sifatnya tidak pasti.

Populasi dan Sample

Populasi adalah himpunan seluruh objek yang ingin diketahui karakteristiknya.

Contoh : 

  • Mahasiswa baru di Univ. Terpadu pada tahun pelajaran 2019/2020 berjumlah 9.000 mahasiswa.

Karakteristik: semua jurusan, semua umur, latar belakang, asal

Sample adalah himpunan bagian populasi yang memiliki karakteristik yang sama dengan karakteristik populasinya.

Contoh : 

  • Sebagian mahasiswa baru di Univ. Terpadu pada tahun pelajaran 2019/2020

Karakteristik : Jurusan akutansi

Tipe-Tipe Data

1. Data kualitatif yaitu suatu karakteristik dari variabel yang nilainya dinyatakan dalam bentuk atribut.

Contoh : Jenis kelamin (L/P)

2. Data kuantitatif yaitu suatu karakteristik dari variabel yang nilainya dinyatakan dalam bentuk numerik. Data kuantitatif dibedakan menjadi 2 yaitu :

a. Data diskret adalah karakteristik suatu variabel yang berasal dari proses pencacahan (counting) dan berupa bilangan bulat.

Contoh : jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan ... orang

b. Data kontinu adalah karakteristik suatu variabel yang berasal dari  proses pengukuran (measurement) dan nilai-nilainya berada dalam  suatu interval atau rentang tertentu. Nilai-nilai data kontinu dapat  berupa bilangan pecahan yang tak terhingga banyaknya. 

Contoh : Rata-rata pendapatan perbulan pada tahun 2020 adalah Rp. ...