Dasar- Dasar Perhitungan Matriks dan Contohnya
Matriks adalah kumpulan bilangan,
variabel, atau parameter yang disajikan secara berurutan dalam baris dan kolom
yang berbentuk empat persegi.
Ukuran matriks adalah banyak baris dan kolom yang dimiliki oleh suatu
matriks
Dimensi matriks adalah baris kali kolom dari suratu matriks
Orde suatu matriks adalah jumlah baris atau jumlah kolom dari matriks bujur sangkar
Matriks Transpose
Matriks transpose atau matriks putar adalah suatu matriks yang dibentuk dengan cara memutar baris ke-i suatu matriks, menjadi kolom ke-i matriks transpose. Misalnya : baris ke-2 matriks semula diputar dan akan menjadi kolom ke-2 matriks transpose. Transpose dari matriks A dilambangkan dengan A’.
Operasi Penjumlahan Matriks
Syarat : Memiliki ordo yang sama
Contoh :
Operasi Pengurangan Matriks
Syarat : Memiliki ordo yang sama
Contoh :
Operasi Perkalian Matriks
Perkalian matriks dengan bilangan
skalar (real)
Contoh :
Perkalian dua matriks
Syarat : Dua matriks AB dapat dikalikan apabila jumlah kolom
matriks A sama dengan jumlah baris matriks B
AmxnBnxp = Cmxp
Contoh :
Contoh :
CD... ?
Matriks C memiliki 2 kolom dan matriks
D memiliki 3 baris, maka matriks C dan D tidak bisa dihitung karena tidak
memenuhi syarat.
Jadi CD Ï Tidak Terdefinisikan






